Kurikulum Tersembunyi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Caswita Caswita

Abstract


Abstract

The purpose of this study was to examine the curriculum application that integrated between the written curriculum and the hidden curriculum at SD Al-Muttaqin Tasikmalaya. This is qualitative research with a study case approach. The data were collected by interviewing, observing, and analyzing documents conducted at al-Muttaqin elementary school in Tasikmalaya. Secondary sources found out from the books, journals, articles and other scientific works. Based on the research findings, the results of this study indicate that were: (1) the school was giving low attention to the hidden curriculum in PAIs learning whereas the hidden curriculum had a significant effect on the success of PAIs learning. (2) PAI’s learning which combines between the written curriculum and the hidden curriculum will produce more applicable and contextual learnings. The findings of this study indicate that was SD al Muttaqin as a private Islamic school has implemented the curriculum that combines between the written curriculum and the hidden curriculum has been implemented well, and it is was producing active learning. This is proven from the achievements of the PAI that always being superior to another school in the city of Tasikmalaya.

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kurikulumm yang mengintegrasikan antara kurikulum tertulis (written curriculum) dan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) di SD al-Muttaqin Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang dilakukan pada sekolah dasar al-Muttaqin di Tasikmalaya. Sumber sekunder berupa buku-buku, jurnal, artikel serta karya ilmiah lainnya. Temuan penelitian ini menunjukkan, pertama sekolah kurang memperhatikan hidden kurikulum dalam pembelajaran PAI padahal hidden kurikulum sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan pembelajaran PAI. Kedua, pembelajaran PAI yang memadukan antara kurikulum tertulis dan kurikulum tersembunyi akan menghasilkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan kontekstual. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa SD al Muttaqin sebagai sekolah swasta Islam telah menerapkan kurikulum yang memadukan antara tertulis (written curriculum) dan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) dengan baik, sehingga menghasilkan pembelajaran yang efektif. Hal tersebut terbukti dari prestasi bidang PAI selalau unggul dibanding dengan sekolah lain yang ada di kota Tasikmalaya.


Keywords


Hidden curriculum; Learning; Islamic religious education; Kurikulum tersembunyi; Pembelajaran; Pendidikan Agama Islam

Full Text:

PDF

References


Abdullah, A. (2007) ‘Kurikulum Pendidikan di Indonesia Sepanjang Sejarah (Suatu Tinjauan Kritis Filosofis)’. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan,. 66 (345).

Ali, M dan R. Ibrahim, (2012) Teori Evaluasi Pendidikan, dalam Ali, M (ed) Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Akhwan, M, (2011) Pendidikan Karakter, Konsep dan Implementasinya dalam Pembelajaran di Sekolah/Madrasah, Makalah disampaikan dalam diskusi dosen Fakultas Ilmu Agama Islam UII, tanggal 2 Nopember 2011

Arikunto, S. (2003) Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Anderson, L. W dan David R. Krathwohl. (2010). Terjemahan. Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Revisi Taksonomi Bloom. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cresswell, J. W. (2010) Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Darajad, D. (2011) Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Djamaluddin (2008) Pendidikan Agama Islam dan Konflik Sosial, KREATIF Jurnal Studi Pendidikan, 4(7)

Fauzi, M. (2008) Telaah Filosofis Kurikulum Pendidikan Islam Di Sekolah Umum. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Haedari, A. (2012) Kembangkan Akhlak Siswa Melalui Ekstrakurikuler PAI. Tersedia pada http://pendis.kemenag.go.id/kerangka/pais.htm (Diakses 19 November 2012).

Hasan, S. (2010) Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Haryanto (2010) Kurikulum Integratif Menuju Pendidikan Agama Islam Model Terpadu. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Hidayat, K. (2012) Membangun Kultur Sekolah. Tersedia pada http://www.uinjkt.ac.id, (diakses pada 04 November 2012)

Indriyanto, B. (2012) Mengapresiasi Profesi Guru di Hari Guru. Tersedia di www.kemdikbud.go.id (diakses 19 November 2019)

Iskandar (2008) Metodelogi Penelitian Pendidikan dan sosial, Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: GP Pers.

Klein, M. F. (1986) Curriculum Reform in the Elementary School: Creating Your Own Agenda. New York and London: Teachers College Columbia University

Koesoema, D. (2012) Pendidikan Karakter Utuh dan Menyeluruh. Yogyakarta: Kanisius

Lickona, T. (2012) Educating For Character; Mendidik Untuk Membentuk Karakter, (terj) Uyu Wahyudin. Jakarta: Bumi Aksara

Mardapi, D. (2012) Penilaian Pendidikan Karakter, tersedia pada http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/Penilaian_karakter.pdf, (diakses 25 November 2012)

Masykuri, R. (2008) Pengembangan Model Kurikulum dan Pembelajaran Inkuiri dalam Pendidikan Agama Islam di SLTP. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Mukhlis, F. (2012) Ektrakurikuler Untuk Pembinaan Karakter Siswa. Tersedia pada http://pasca.uin-malang.ac.id, (diakses 2 Desemeber 2012)

Akhwan, M. (2011) Pendidikan Karakter, Konsep dan Implementasinya dalam Pembelajaran di Sekolah/Madrasah, UII (ed) Yogyakarta: FIAI UII

Noor, R. M. (2012) The Hidden Curriculum: Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Yogyakarta: Insan Madani.

Murni, W. (2012). Kurikulum Tersembunyi. Tersedia pada http://tarbiyah.uinmalang.ac.id/Artikel-12-kurikulum-tersembunyi.html (diakses 30 Oktober 2012)

Nata, A. (2005). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana

Semiawan, C. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif .Jakarta: Grasindo

Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenda Media Group

Sudharto. (2012). Pengaruh Budaya Organisasi Sekolah, Pengalaman Kerja, Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan, Motivasi Kerja, Dan Kinerja Kepala SMA Se Eks Karesidenan Semarang. Tersedia pada staff.uny.ac.id (diakses pada 04 November 2012).

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta

Sudijono, A. (1996). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sukmadinata, N.S. (2007). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Yuksel, S. (2005). “Kohlberg and Hidden Curriculum in Moral Education: An Opportunity for Students’ Acquisition of Moral Valuesin the New Turkish Primary Education Curriculum.”. Journal Of Educational Sciences: Theory & Practice, 30(3).

Zamroni. (2003). Paradigma Pendidikan Masa Depan. Jakarta: Bigraf Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v17i3.590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

           Open Archives Initiative